zonabmi

Beranda Pengolahan Data Citra Satelit Zonabmi Kajian Dampak Lingkungan

Kajian Dampak Lingkungan

Dewasa ini kerusakan lingkungan perairan mulai mengkhawatirkan karena banyaknya aktifitas manusia yang memanfaatkan perairan tanpa pemahaman tentang karakteristik perairan itu sendiri. Padahal antara aktifitas manusia dan kelestarian lingkungan dapat berjalan bersamaan selaras satu sama lain. Bahkan jika aktifitas manusia tersebut merusak lingkungan perairannya maka secara tidak langsung akan merusak aktifitasnya itu sendiri. Oleh karena itu keselarasan antara aktifitas manusia dan lingkungan perairan perlu dikaji secara mendalam. Sebelum aktifitas manusia dilakukan dengan memanfaatkan areal di suatu perairan tertentu, perlu dilakukan kajian mengenai dampak lingkungan yang mungkin diakibatkan oleh aktifitas tersebut. Apa saja yang mungkin terkena dampak dan seberapa besar dampak tersebut menjadi pertanyaan yang akan dikaji. Lebih jauh lagi, jika memang berdampak negatif dan tidak dapat diantisipasi maka bagaimana dan berapa lama waktu untuk memulihkannya.

Kemampuan untuk menelusuri sumber bahan pencemar, bagaimana pola penyebaran suatu bahan pencemar dan dampaknya dari limbah pencemar sangat diperlukan. Teknologi pemodelan dapat membantu untuk mengkaji permasalahan tersebut dengan menerapkannya pada suatu perairan dengan karakteristik fisik, kimia dan biologi tertentu. Pemanfaatan teknologi pemodelan berguna sepanjang tahapan kajian mengenai dampak lingkungan perairan. Tahapan tersebut dimulai dari indentifikasi bahan pencemar, disain aktifitas manusia, bagaimana pola distribusi limbah buangan bahan pencemar, bagaimana meminimalisir dampak yang mungkin terjadi, strategi penanganannya dan dampak-dampak apa saja yang mungkin terjadi terhadap lingkungan perairannya.

Aplikasi pemodelan yang dapat diterapkan dari kajian dampak lingkungan dapat dilihat pada menu yang terdapat di bagian kanan.