zonabmi

Beranda Modul Pergerakan Partikel

Pergerakan Partikel

Modul pergerakan partikel cara yang paling efisien untuk melakukan studi tentang distribusi partikel terlarut atau tersuspensi di perairan. Metode yang digunakan adalah dengan menggunakan teknik Diskretisasi Lagrange (Lagrange Discretization) yaitu dengan cara memisahkan seluruh massa partikel di dalam sistem ke beberapa partikel dengan posisi pada koordinat 3D dan dengan jumlah massa tertentu. Konsentrasi dari partikel pada setiap grid atau mesh tersebut dipecahkan dengan metode Diskretisasi Euler (Euler Discretization). Modul pergerakan partikel sangat baik digunakan untuk melihat pergerakan dan lintasan partikel di perairan. Dampak dari pergerakan partikel karena pengaruh angin dapat disimulasikan dengan jelas. Proses-proses yang terlibat dalam modul model pergerakan partikel adalah meliputi dispersi, settling, bouyancy dan erosi. Proses-proses ini sangat penting untuk mengetahui pola distribusi dan pergerakan partikel yang memiliki densitas yang berbeda dengan densitas perairan. Proses faktor pengurangan (decay) dari partikel juga diikut-sertakan dalam perhitungan numerik untuk parameter yang bukan konservatif (non-conservative) seperti bakteri coliform dan bahan organik lain.

Data yang dibutuhkan untuk modul pergerakan partikel adalah sebagai berikut:

1. Modul hidrodinamika yang terdiri dari data-data sebagai berikut:

  • Batimetri
  • Ketinggian kondisi kering dan tergenang
  • Densitas meliputi suhu, salinitas dan tekanan
  • Horizontal viskositas Eddy, meliputi Formula Smagorinsty atau Konstan Eddy
  • Kekasaran dasar perairan dengan metode Manning Number atau Chezy Number.
  • Gaya Coriolis
  • Angin
  • Gaya potensial pasang-surut.
  • Presipitasi dan penguapan.
  • Radiasi gelombang
  • Sumber-sumber partikel (Point Sources)
  • Kondisi awal partikel (Initial Condition)
  • Syarat batas dapat meliputi daratan (zero normal velocity atau zero velocity), debit (discharge), flux atau tinggi muka air (Water level).
  • Parameter data decoupling.

2. Modul pergerakan partikel yang terdiri dari data-data sebagai berikut:

  • Massa dan umur partikel
  • Faktor pengurangan partikel (Decay Factor)
  • Settling parameter meliputi settling velocity, hindered settling, floculation dan salinitas.
  • Dispersi vertikal dan horizontal dengan menggunakan dispersi konstan atau Eddy formulation.
  • Erosi dengan parameter Critical Shear Stress.
  • Profil dorongan gerakan meliputi selaras dengan aliran modul hidrodinamika, bed shear profile, selaras dengan akselerasi angin permukaan, bed shear profile dan angin, bed shear profile, angin dan akselerasi angin permukaan, bed shear profile dan akselerasi angin permukaan dan profil Ekman.
  • Kekasaran dasar perairan.
  • Kekuatan angin.

Luaran dari modul pergerakan partikel terdiri dari aliran hidrodinamika dan sebaran konsentrasi partikel atau lintasan partikel.

Penerapan modul pergerakan partikel dapat dimodelkan dan disimulasikan dengan berbagai skenario dengan aplikasi yang terdapat pada menu di samping kanan.