zonabmi

Dukungan Pemerintah

Potensi sumberdaya pesisir dan kelautan di setiap daerah sangat beragam. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Begitu pula permasalahan-permasalahan pesisir dan kelautan yang akan muncul pada tiap daerah akan berbeda-beda. Ditambah lagi dengan pemanfaatan pesisir dan kelautan oleh aktifitas manusia dan industri kelautan akan mempersulit pengelolaan sumberdaya pesisir dan kelautan di daerahnya. Perencanaan yang salah, pencegahan yang terlambat, penanganan yang tidak tepat dan pengambilan kebijakan yang tidak sesuai terhadap pengelolaan dan permasalahan di pesisir dan kelautan menjadi kendala besar bagi para pengambil keputusan.

Identifikasi permasalahan dan pengelolaan secara komprehensif perlu dilakukan sebelum perencanaan disusun, pencegahan dapat dilakukan dengan cepat jika memiliki peraturan-peraturan daerah yang tepat dan bijak, penanganan akan berhasil jika memiliki prosedur standar atau protokol yang sesuai dan pengambilan kebijakan dapat berjalan dengan baik apabila didukung oleh bukti dan fakta ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan melalui studi dan kajian yang tepat. Jika siklus tersebut diatas dapat dilalui dengan baik maka akan memberikan efek positif yang signifikan bagi perekonomian dan kelestarian lingkungan perairan di daerah tersebut. Pendapatan daerah akan meningkat dengan meningkatnya kontribusi dari sektor pesisir dan kelautan, serta akan meningkatkan tingkat keberhasilan suatu usaha bagi para pelaku industri di pesisir dan kelautan. Pada akhirnya dapat menciptakan bahwa sektor pesisir dan kelautan sebagai sektor unggulan di daerahnya.

Kesemua proses tersebut diatas dapat berjalan dengan baik jika pemerintah daerah memiliki kemauan dan keinginan untuk lebih memperhatikan wilayah pesisir dan kelautan di daerah sebagai suatu potensi sumberdaya yang besar. Dengan demikian semua permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan pesisir dan kelautan menjadi prioritas untuk diselesaikan dengan cepat dan tepat. Permasalahan-permasalahan tersebut biasanya terjadi pada kasus-kasus pencemaran, kerusakan lingkungan, kebijakan pengelolaan pesisir dan kelautan, fenomena alam dan lain sebagainya.

Teknologi pemodelan dapat membantu dalam melakukan studi dan kajian perencanaan, studi dan kajian penanganan dan studi serta kajian kebijakan pengelolaan wilayah pesisir dan kelautan di daerahnya. Bentuk dukungan yang akan diberikan adalah berupa hal-hal sebagai berikut:

  1. Konsultasi perencanaan riset.
  2. Penyediaan dukungan data riset yang berasal dari institusi nasional maupun internasional.
  3. Penyediaan dukungan teknologi pemodelan di bidang pesisir dan kelautan dari mulai pembangunan dan penyusunan pemodelan sampai dengan interpretasi hasil pemodelan jika studi atau kajian yang akan dilakukan, biayanya tidak dialokasikan melalui anggaran tahunan pemerintah daerah.
  4. Pembiayaan survei, peralatan, observasi dan operasional di lapangan untuk melakukan monitoring, verifikasi dan validasi model ditanggung oleh pemerintah setempat.
  5. Hasil studi dan kajian secara proporsional dan objektif harus diterapkan sehingga secara terus menerus dapat termonitor perkembangannya dan dukungan teknologi pemodelan dapat terus dilakukan sehingga wilayah perairan tersebut menjadi area percontohan dan area unggulan pengelolaan.

Jika membutuhkan dukungan dalam melakukan studi dan kajian yang berkaitan dengan aplikasi teknologi pemodelan untuk membantu dalam perencanaan, pencegahan, penanganan dan pengambilan kebijakan di wilayah pesisir dan kelautan di daerahnya dapat mengisi isian di bawah ini.

 

Jika studi dan kajian dibiayai Pemerintah pilih Aplikasi di bawah ini:

Jika studi dan kajian tidak dibiayai Pemerintah Klik DUKUNGAN PEMRINTAH