zonabmi

Pesisir

Basis data pesisir diperlukan dalam pemodelan sebagai data masukan model. Data-data tersebut seperti data garis pantai, batimetri pesisir dan karakteristik dasar perairan. Selain itu pula, basis data pesisir berguna untuk tambahan informasi lainnya pada saat interpretasi hasil pemodelan. Data dan informasi tersebut seperti tutupan lahan, karakteristik pantai, data organisme dan biota laut, data sosek dan lain sebagainya. Sebagai contoh, dari hasil luaran modul model Tumpahan Minyak diketahui bahwa tumpahan minyak tersebut akan mencapai pantai pada waktu tertentu. Informasi yang tentang pantai tersebut menjadi sangat penting untuk memperhitungkan dampak yang akan diakibatkan oleh tumpahan minyak tersebut. Analogi yang sama dapat diterapkan pada modul model yang lainnya.

Secara umum basis data pesisir terdiri dari empat kelompok besar yaitu parameter fisik, kimia dan biologi. Berdasarkan parameter tersebut dapat dijabarkan lebih rinci lagi yaitu sebagai berikut:

    a. Parameter Fisik:

1. Rona Pantai (Karakteristik Pantai)
2. Batimetri
3. Suhu
4. Salinitas
5. Arus
6. Gelombang
7. Pasang-Surut
8. Sedimen Dasar
9. Sedimen Kolom Air

    b.  Parameter Kimia:

1. Komponen Inorganik
2. Komponen Organik
3. Padatan Tersuspensi
4. Kimia Sedimen
5. Bahan Pencemar:

1. Logam Berat
2. PAH (Polyaromathichydrocarbon)
3. Klorohidrokarbon
4. Pestisida dan PCBs (Polychlorinated Biphenyls)
5. Organik

   c.  Parameter Biologi:

1. BOD (Biological Oxigen Demand)
2. COD (Chemical Oxigen Demand)
3. DO (Dissolved Oxigen)
4. POM (Particulated Organic Matter)
5. Nutrien
6. Klorofil
7. Fitoplankton
8. Zooplankton
9. Organisme Bentik
10. Keragaman Biota
11. Dominansi Biota

 

Jika membutuhkan data-data tersebut dapat Klik DAFTAR BASIS DATA PESISIR