zonabmi

Beranda Aplikasi Struktur dan Desain Pelabuhan Keamanan Pelabuhan dan Navigasi

Keamanan Pelabuhan dan Navigasi

Keamanan pelabuhan terhadap gangguan eksternal kondisi perairan dan gelombang yang ditimbulkan oleh keluar-masuknya kapal dan navigasi untuk keselamatan pelayaran di pelabuhan, menjadi komponen yang penting bagi pelayanan pengelola pelabuhan untuk kapal-kapal yang akan keluar-masuk menggunakan fasilitas pelabuhan. Keamanan bagi kapal memiliki arti bahwa gelombang yang ditimbulkan oleh keluar masuknya kapal tidak menimbulkan gangguan akibat dari efek refleksi, refraksi dan resonansi gelombang. Selain itu, keamanan pelabuhan bagi kapal  memiliki arti pula bahwa pelabuhan tersebut aman dari gangguan eksternal meliputi fenomena gelombang, sedimentasi (pendangkalan) dan sirkulasi arus yang terbentuk dari struktur pelabuhan.

Kebutuhan informasi kondisi cuaca dan laut bagi navigasi untuk keselamatan pelayaran pada saat keluar-masuk ke areal pelabuhan juga merupakan salah satu bentuk pelayan dari pengelola pelabuhan. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem yang terintegrasi berupa sarana pengamatan kondisi cuaca dan laut dan informasi prediksi kondisi laut untuk didistribusikan kepada kapal-kapal yang membutuhkan informasi tersebut.

Penerapan teknologi pemodelan dan sistem pemantauan dapat digunakan untuk mengatasi kebutuhan-kebutuhan tersebut di atas. Kondisi sesaat perairan dan cuaca serta prediksi kondisi perairan (gelombang, arus dan tinggi muka laut) dapat disimulasikan secara realtime dengan menggunakan teknologi pemodelan. Kondisi cuaca (angin dan lain-lain) dan perubahan muka laut dapat diprediksi sebagai inputan untuk skenario pemodelan sehingga hasil simulasi dari pemodelan tersebut merupakan prediksi kondisi perairan yang akan datang. Hasil pemantauan kondisi cuaca dan perairan secara realtime dan prediksi dengan menggunakan pemodelan dapat diintegrasikan kedalam sistem berbasis spasial.

Modul model Hidrodinamika digunakan untuk mensimulasikan sirkulasi arus dan tinggi muka laut dengan inputan model sesaat dan prediksi dari parameter angin dan pasang-surut. Modul model Pergerakan Sedimen Dasar dan Pergerakan Partikel digunakan untuk memprediksi terjadi pendangkalan di areal pelabuhan sehingga dapat diketahui kapan waktunya untuk melakukan pengerukan dasar perairan. Modul model Perangkat Analisis Gelombang digunakan untuk mengekstrak informasi dari hasil pemantauan gelombang sesaat secara realtime untuk dianalisis sebagai inputan dari modul model gelombang lainnya. Modul model Gelombang Spektral di Perairan Dangkal dan Refraksi-Difraksi digunakan untuk mensimulasikan fenomena-fenomena gelombang yang dibangkitkan oleh angin, batimetri dan ekstraksi informasi dari instrumentasi pengamatan gelombang. Gelombang Boussinesq digunakan untuk mensimulasikan secara realtime pergerakan dan rambatan gelombang secara nyata dan memprediksi kondisi gelombang pada waktu mendatang. Modul GIS Kelautan digunakan untuk mengintegrasikan hasil pengamatan realtime, hasil pemodelan sesaat dan hasil prediksi dengan pemodelan kedalam sistem yang terintegrasi berbasis spasial dan dapat didistribusikan melalui berbagai media terutama jaringan internet dan faks.

Modul model yang dapat digunakan untuk membangun model dengan skenario dan simulasi keamanan pelabuhan dan navigasi dapat dilihat pada menu yang terdapat di bagian kanan.