zonabmi

Beranda Aplikasi Sedimentasi Sedimentasi Sungai

Sedimentasi Sungai

Sedimentasi yang bersumber dari aktifitas manusia di sepanjang sungai adalah sumbangan terbesar dari proses sedimentasi di muara dan pesisir pantai. Aktifitasnya adalah meliputi pembukaan lahan pertanian, irigasi pertanian, limbah buangan industri, pembabatan vegetasi di pinggir sungai dan lain sebagainya. Dampaknya dapat diterlihat di sepanjang badan sungai dan muara sungai. Dampak tersebut adalah sebagai berikut kematian organisme laut, penurunan bideversitas, hambatan jalur pelayaran karena pendangkalan, gangguan atau hilangnya habitat, menurunnya stok alami makanan laut (seafood), perubahan distribusi ukuran sedimen, peningkatan kekeruhan dan perubahan kedalaman. Pendangkalan yang terjadi bahkan akan membentuk tanah timbul atau delta di muara sungai. Kerugian terbesar akibat pendangkalan tersebut adalah menghambat keluar-masuknya perahu-perahu nelayan. Penentuan waktu yang tepat untuk keluar-masuk perahu sangat ditentukan oleh kondisi pasang-surut. Sedimentasi di muara sungai secara alami biasanya akan diikuti dengan bertambahnya luas areal mangrove dan jika sedimentasi sampai ke lokasi terumbu karang, lambat laun akan berakibat menurunnya areal terumbu karang karena penetrasi cahaya berkurang.

Teknologi pemodelan dapat mengkaji pola penyebaran sedimen, pendugaan sumber sedimentasi dan dampak yang dihasilkannya baik fisik, kimia maupun biologi. Pola penyebaran sedimen di sepanjang sungai dan muara sungai dapat dengan mudah diketahui secara kuantitatif dari waktu ke waktu melalui simulasi model sedimen. Hasil survei sebaran sedimen dapat ditelaah dugaan sumber-sumber potensial sedimen dengan pemodelan menggunakan skenario kondisi awal. Proses fisis, kimia dan biologi dari dampak sedimentasi di sungai dan muara sungai dapat diketahui dengan menggunakan skenario-skenario tertentu.

Modul model yang digunakan adalah modul Hidrodinamika dan Aliran Sungai untuk mensimulasikan pola sirkulasi arus di muara sungai dan pola aliran sungai dan modul Model Ekosistem digunakan untuk mensimulasikan interaksi antara proses fisis, kimia dan biologi dari dampak sedimentasi terhadap lingkunga.

Modul model yang dapat digunakan untuk membangun model dengan skenario dan simulasi sedimentasi sungai dapat dilihat pada menu yang terdapat di bagian kanan.