zonabmi

Beranda Aplikasi Prediksi Kondisi Laut Prediksi Parameter Fisik Laut

Prediksi Parameter Fisik Laut

Dinamika perairan yang selalu bervariasi setiap saat dan berinteraksi antara satu parameter fisik dengan parameter fisik lainnya memiliki kompleksitas yang besar. Beragam aktifitas manusia di perairan tertentu sangat dipengaruhi oleh perubahan karakter fisik perairan. Aktifitas tersebut membutuhkan informasi karakteristik fisik perairan pada waktu yang akan datang. Sebagai contoh misalnya, aktifitas budidaya ikan kerapu, dimana aktifitas ini membutuhkan informasi mengenai bagaimana sirkulasi arus satu minggu kedepan untuk menetapkan kapan waktu yang tepat menebar anakan ikan, apakah akan ada sedimen yang masuk sehingga mengganggu pertumbuhan ikan, bagaimana kondisi ikan kerapu jika suatu saat terjadi perubahan suhu dan salinitas, jika terjadi gelombang besar bagaimana menangani ikan-ikan kerapu sehingga tidak rusak dan lain sebagainya. Aktfitas ini membutuhkan informasi lengkap dan komprehensif mengenai karakteristik fisik perairan di waktu yang akan datang. Begitu pula aktifitas lain baik di sepanjang pesisir pantai, muara sungai, selat, teluk dan di lepas pantai. Parameter fisik yang akan diprediksi meliputi sirkulasi arus, tinggi muka laut, tinggi gelombang, perubahan suhu dan salinitas, pergerakan sedimen dan partikel dan perubahan morphologi pantai.

Modul model Hidrodinamika digunakan untuk memprediksi sirkulasi arus dan tinggi muka laut. Modul model Adveksi-Dispersi digunakan untuk memprediksi pola distribusi dan konsentrasi parameter suhu dan salinitas sedangkan modul model Pergerakan Sedimen Dasar dan Pergerakan Sedimen Kolom Air digunakan untuk memprediksi pola distribusi sedimen di dasar perairan dan kolom air. Modul-modul model gelombang yaitu Gelombang Spektral, Gelombang Spektral di Perairan Dangkal, Gelombang Parabolic Mild Slope, Refraksi-difraksi Gelombang, Gelombang Boussinesq dan Perangkat Analisis Gelombang digunakan untuk memprediksi karakteristik gelombang di perairan-perairan tertentu yang sesuai. Modul model GIS Kelautan digunakan untuk mengintegrasikan hasil pemodelan dan monitoring hasil simulasi dengan informasi dan informasi lain yang dibutuhkan.

Modul model yang dapat digunakan untuk membangun model dengan skenario dan simulasi prediksi parameter fisik laut dapat dilihat pada menu yang terdapat di bagian kanan.